1. Cara menanam Bunga Bangkai
Untuk beberapa orang menemukan bunga ini memang cukup sulit, terutama untuk mencari bibit yang pas agar dapat dibudidayakan. Beberapa hutan di Indonesia memang memiliki banyak tempat yang ditumbuhi tanaman ini, tak jarang juga jika umbi dari tanaman ini memiliki manfaat khusus bagi kesehatan manusia, maka dari itulah bunga ini juga memiliki sejarah yang melekat bagi masyarakat di Indonesia.
Tanaman suweg tumbuh di lahan yang cocok dengan tuntutan tanah yang gembur di bawah tegakan pohon dan bisa hidup dibawah 800 mdpl dengan curah hujan yang cukup dengan tuntutan agroklimatnya.
- Pembudidayaan bunga bangkai memang belum banyak ditemukan, tentunya ada beberapa alternatif untuk anda yang ingin membudidayakan tanaman ini.
- Cobalah untuk menemukan bibit bunga bangkai terlebih dahulu sebelum memastikan proses budidaya.
- Tanaman ini akan hidup pada beberapa lokasi yang memiliki tanah cukup gembur.
- Carilah tempat yang memiliki beberapa tegakan pohon untuk ditumbuhi tanaman ini.
- Tanaman dapat selalu hidup dibawah 800 mdpl.
- Tidak perlu untuk rajin menyirami tanaman ini, karena akan bergantung pada curah hujan atau klimat di daerah yang ditumbuhinya.
2. Menghindari Raflesia Arnoldi
*Menginjak dan Duduk di Inangnya
Bunga Rafflesia sangat bergantung hidup dengan inangnya yang merupakan tumbuhan anggur hitam yang menjalar. Apabila bagian akar inangnya rusak, maka kondisi tersebut akan mengganggu pertumbuhan bunga bangkai ini, bahkan membuatnya mati. Banyak orang tak sadar bahwa mereka menginjak atau menduduki inang Rafflesia Arnoldi. Ketika asyik mengambil foto dari bunga tersebut, tanpa mereka sadari kakinya telah menginjak akar inangnya. Oleh karena itu, jaga jarak Anda ketika hendak melihat atau mengambil foto bunga langka ini. Jangan sampai ketidaksengajaan kita justru merusak bunga tersebut.
*Melihat Terlalu Dekat
Melanjutkan poin sebelumnya, ketika melihat Bunga Rafflesia Arnoldi hendaknya kita menjaga jarak agar tidak terlalu dekat dengan bunga itu. Lihat bunga tersebut dari jarak 5 meter atau lebih. Ketika inangnya masih muda, jarak 5 meter sudah tergolong aman. Namun, jika inangnya tua akarnya bisa tumbuh lebih dari jarak 5 meter. Di tempat budidaya bunga Rafflesia umumnya sudah dipasang pagar pembatas untuk menjaga jarak pengunjung dengan bunga atau inangnya. Keberadaan pagar ini diharapkan dapat menanggulangi kerusakan atau kematian bunga akibat pengunjung berada terlalu dekat dengan inang atau bunga padma raksasa.
*Kontak Fisik dengan Bunga
Penasaran dengan bunga Rafflesia Arnoldi dan bermaksud untuk menyentuhnya? Sebaiknya urungkan niat Anda. Siapapun tidak diperkenankan untuk menyentuh bunga langka ini. Pasalnya, tangan kita membawa bakteri yang bisa mempengaruhi pertumbuhan bunga. Kondisi ini sama dengan ketika kita melihat hewan langka. Kita tidak dianjurkan untuk menyentuh hewan tersebut karena tangan kita mungkin membawa bakteri yang justru dapat menyebabkan hewan itu terinfeksi. Jadi, boleh-boleh saja jika ingin mengambil foto bunga langka ini. Akan tetapi, jangan sesekali untuk coba menyentuhnya demi kenyamanan bersama, ya!
*Memetik Bunga Rafflesia Arnoldi
Walaupun di tempat penangkaran bunga Rafflesia Arnoldi ini pasti ada staf yang menjaga ketat, tapi tentu saja butuh kesadaran dari pengunjung untuk tidak melakukan pengambilan atau pengrusakan pada bunga. Jadilah pengunjung yang bijaksana untuk tidak mengambil atau memetik bunga bangkai ini. Sekali Anda memetik bunga ini, percayalah hal tersebut justru akan membuat bunganya mati dan tidak bisa tumbuh lagi. Pengambilan bunga langka di tempat penangkaran juga berpotensi membawa pelakunya ke jalur hukum. Oleh karena itu, sebaiknya kagumi saja bunganya dari jauh tanpa berusaha memilikinya. Bunga bangkai berasal dari Sumatra, tapi di beberapa daerah lain di Indonesia bunga ini sudah dibudidayakan di tempat penangkaran. Jadi, Anda yang berada di luar Sumatera pun tetap bisa melihat bunga ini. Ketika datang ke tempat penangkaran untuk melihat bunga Rafflesia Arnoldi dari dekat, ingatlah untuk selalu menghindari hal-hal di atas. Jadilah pengunjung yang baik dengan turut membantu melestarikan kehidupan bunga langka ini.
3. (14) Langkah menanam Candana
(1.)Pilih area yang cerah dengan curah hujan sedang. Cendana sangat cocok ditanam di tempat yang banyak mendapatkan sinar matahari, memiliki curah hujan yang sedang, dan cuaca yang cukup kering di sebagian tahun. Suhu yang disukai adalah antara 12°-30° C. Curah hujan dalam setahun harus berada di kisaran 850-1200 milimeter.[1]
- Ketinggian tanah yang bisa digunakan untuk menanamnya adalah antara 360 hingga 1350 meter, tetapi tempat yang ideal adalah di lokasi yang berada di ketinggian antara 600 hingga 1050 meter.
(2.)Pilih tanah yang memiliki drainase bagus. Jangan menggunakan area yang tergenang air karena bisa membuat pohon ini mati.[3] Jika ditanam di area berpasir, pastikan airnya tidak mengalir terlalu cepat.[4]- Cendana menyukai tanah lempung yang mengandung besi (warnanya seperti karat).
- Cendana juga dapat ditanam di tanah berpasir, tanah liat merah, dan vertisol.[5]Vertisol adalah tanah liat hitam dan subur yang akan berkontraksi secara cepat di cuaca kering sehingga membentuk rekahan lumpur yang dalam.
- PH tanah harus berkisar antara 6,0 hingga 7,5.
- Cendana bisa tumbuh di tanah berbatu dan penuh dengan kerikil.
(3.) Tanam cendana di dekat pohon inang yang sesuai. Cendana hanya bisa tumbuh dengan subur apabila ditanam di dekat pohon lain yang memproduksi nitrogen tetap (fixed nitrogen), yaitu semacam pupuk alami. Sistem akar pohon cendana akan terhubung ke sistem akar pohon inang untuk menyerap nutrisi yang diperlukan. Sebaiknya Anda menanam cendana di samping inang yang telah tumbuh dengan kuat, misalnya pohon akasia yang memiliki umur panjang atau kasuarina (salah satu genus pohon cemara tropis, termasuk kayu ulin dan cemara udang).[6]
Jika Anda ingin menanam pohon inang, tempatkan pohon tersebut di sela-sela pohon cendana dengan jarak antara 1,5 hingga 2 meter.[7]
Pohon inang yang juga bagus untuk cendana adalah kacang gude (cajanus cajan)
(4.) Rendam dan keringkan biji cendana. Rendam bijinya selama 24 jam, kemudian jemur di bawah sinar matahari penuh sampai kering. Setelah dijemur selama 1 hari, bijinya akan merekah. Ini berarti biji tersebut sudah siap untuk disemai.
(5.) Buatlah campuran media tanam. Anda memerlukan tanah merah, pasir, dan pupuk kandang. Campurlah 2 bagian tanah, 1 bagian pasir, dan 1 bagian pupuk kandang. Masukkan campuran media tanam ini ke dalam wadah persemaian.
- Apabila Anda ingin menanam bijinya langsung di luar rumah, tanam bijinya di dalam lubang yang telah diisi dengan campuran media tanam yang Anda buat.
(6.) Tanam bijinya. Tanam biji cendana ke dalam wadah yang kecil, misalnya kotak karton atau baki persemaian. Isilah wadahnya dengan campuran media tanam yang telah disiapkan. Tempatkan bijinya sedalam 2 hingga 3 cm di bawah permukaan tanah.
(7.) Siram bijinya. Siram bijinya setiap hari dengan sedikit air, tetapi jangan sampai airnya tergenang karena cendana menyukai kondisi tanah yang kering. Dalam waktu 4 hingga 8 minggu, bijinya akan mulai berkecambah.[10]
- Untuk mengetahui apakah tanahnya perlu disiram atau tidak, masukkan jari tangan sekitar 3 cm ke dalam tanah. Apabila jari tersebut terasa kering, berarti tanahnya perlu disiram.
- Jangan merendam media tanam karena biji cendana akan mati jika tanahnya tergenang air.
(8.) Galilah lubang untuk menanam bibit cendana. Anda membutuhkan sekop kecil atau kulir (cetok atau sendok semen). Buatlah lubang penanaman dengan ukuran 30 kali 3 cm.
(9.) Masukkan bibit cendana ke dalam tanah. Pindahkan bibit ketika usianya mencapai sekitar 1 bulan. Gunakan kulir untuk melonggarkan tanah di sekitar bagian tepi wadah persemaian. Tempatkan jari tangan di sepanjang sisi wadah, kemudian tarik bibit cendana tersebut. Pegang bibitnya di bagian bola akar, kemudian dengan lembut masukkan bibit tersebut ke dalam lubang penanaman.[12]
- Waktu yang ideal untuk memindahkan bibit adalah di pagi hari ketika cuaca belum terlalu panas.[13]
- Pastikan lubang penanaman tempat Anda memasukkan bibit benar-benar terisi dengan tanah agar area tersebut tidak tergenang air.
- Berilah jarak antara 2,5 hingga 4 meter untuk masing-masing pohon.[14]
- Jangan menanam pohon cendana di area hutan lindung.
- Waktu yang ideal untuk memindahkan pohon cendana adalah antara bulan Mei hingga Oktober.
(10.) Tanam bibit cendana di dekat pohon inang. Tanam bibit cendana dengan jarak sekitar 1 meter dari pohon inang. Bibit cendana bisa mati jika tidak ditanam di dekat pohon inang dalam 2 tahun pertama pertumbuhannya.[15]
Pohon inang harus memiliki tinggi setidaknya 1 meter sebelum Anda menanam bibit cendana di dekatnya
(11.) Siangi gulma secara menyeluruh di tahun pertama. Siangi semua gulma yang merebut makanan dan kelembapan di sekeliling pohon cendana, khususnya di tahun pertama penanaman. Pastikan juga pohon inang tidak terlalu menutupi pohon cendana sehingga menghalangi paparan sinar matahari. Apabila pohon inang tumbuh melebihi ketinggian pohon cendana, bengkokkan pohon tersebut ke arah samping atau lakukan pemangkasan.[17]
Singkirkan gulma yang merambat ke atas pohon cendana.
(12.) Siram pohon cendana ketika cuaca sedang panas. Apabila cuaca sedang panas dan kering, siram pohon cendana tersebut. Siram pohon cendana dengan setengah liter air sebanyak dua kali dalam seminggu. Waktu terbaik untuk menyiram cendana adalah di malam hari agar tidak terjadi penguapan secara berlebihan.[18]
Apabila curah hujan di tempat Anda berada di bawah 850-1200 milimeter dalam seminggu, Anda harus menyirami tanaman tersebut dengan teratur.
(13.) Pangkas pohon inang. Apabila pohon inang mulai menaungi pohon cendana, pangkas pohon tersebut. Jika Anda tidak memangkasnya, pohon cendana akan kekurangan paparan cahaya matahari. Pangkas pohon inang menjadi sedikit lebih pendek daripada pohon cendana. Tindakan ini membuat pohon cendana bisa mendapatkan cukup sinar matahari.
(14.) Lindungi pohon cendana dari herbivor (hewan pemakan tumbuhan) liar. Anda harus melindungi pohon cendana karena herbivor menyukai cita rasanya. Berilah pagar di sekeliling pohon untuk menghindari kerusakan. Tindakan ini sangat berguna untuk melindungi pohon agar tidak dimakan oleh herbivor.
4.Cara menanam Kantong Semar
- Pilih Bibit
- Perhatikan baik baik kualitas benih biji kantong semar yang baik
- Kalau Anda membeli biji di toko pertanian, pastikan kemasan dalam kondisi yang baik dan masih tertutup rapat
- Kalau Anda menggunakan stek, pastikan tanaman kantong semar yang dijadikan indukan sudah berusia minimal 1 tahun dan berada dalam keadaan yang sehat dengan tinggi diatas 1 meter
- Lakukan pengecekan kelayakan tanam dengan melakukan perendaman benih. Buang benih yang mengapung karena tidak bagus untuk ditanam
- Persiapkan Alat dan Bahan
Sebelum memulai menanam dan membudidayakan Kantong Semar, Anda harus mempersiapkan alat alat dan bahan sebagai berikut
- Kotak plastik dengan tutup
- Sekam kering
- Biji kantong semar
- Spaghnum mot/lumut
- Pot
- Tanah
- Pupuk kandang
- Air
- Persiapkan Media Tanaman
Supaya bibit dapat berkembang dengan baik, Anda harus mempersiapkan media tanam. Kalau tidak memiliki lahan dirumah, Anda bisa memanfaatkan pot dan polybag untuk menanam tanaman kantong semar ini.
-Persiapkan pot plastik yang sudah dilubangi bagian bawahnya.
Tambahkan media tanam berupa spaghnum mot yang telah dihancurkan dan berikan tambahan sekam bakar.
Basahi media tanam tersebut dan pastikan benar-benar lembab. Tanaman ini menyukai habitat yang lembab.
-Persiapan Menanam Kantong Semar Menggunakan Biji
Taburkan biji kantong semar di atas media lalu basahi biji-biji tersebut dengan menyemprotkan cairan b1 dan insektisida.
Setelah biji kantong semar dibasahi, kotak tersebut bisa ditutup untuk menjaga kelembaban di lingkungan benih kantong semar tersebut.
Kotak plastik diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari cukup namun pastikan tempatnya tetap lembab.
Selama 4 minggu, biji kantong semar akan mulai berkecambah. Tetap tunggu sampai perkecambahan mencapai tinggi 4 hingga 7 cm.
-Persiapan Menanam Kantong Semar Menggunakan Stek
Siapkan media yang sudah disemprot cairan b1 dan insektisida
Pilih indukan tanaman kantong semar yang sehat dan sudah berumur satu tahun. Tinggi minimal adalah 1 meter
Potong batang secara melintang sekitar 15 cm, jangan lupa menyisakan 3-4 ruas daun
Untuk mencegah penguapan potong setengah helai daun dan pangkal daun dipotong supaya stek mudah masuk
Tunggu sampai bibit tumbuh 4-7 cm
- Pemindahan Media Tanaman
- Saat sudah mencapai tinggi 7 cm tersebut, barulah biji kantong semar bisa dipindahkan ke pot yang lebih besar. Perlu diingat bahwa masa pertumbuhan awal kantong semar adalah masa yang rawan.
- Untuk memindahkan kecambah kantong semar, siapkan medianya terlebih dahulu. Campurkan tanah dan pupuk kompos ke dalam pot yang telah dilubangi bagian bawahnya.
- Buat lubang yang tidak terlalu dalam kira-kira 3 hingga 5 cm dengan menggunakan jari.
- Pindahkan tanaman kantong semar ke dalam lubang yang telah dibuat di pot dengan hati-hati. Ingat bahwa tanaman kantong semar masih rapuh saat itu.
- Tutupi tanaman kantomg semar dengan tanah dan semprotkan air untuk menjaga tanaman tetap dalam kondisi lembab.
- Setelah 3 sampai 4 tahun, barulah terlihat hasil perkembangan tanaman kantomg semar ini sekaligus menjadi tanaman dewasa.
-Lakukan langkah berikut ini untuk merawat tanaman kantong semar.
- Siram secara rutin tanaman kantomg semar sebanyak satu atau dua kali sehari.
- Apabila di sekitar tanaman agak sulit ditemukan serangga, berikan nutrisi tambahan untuk tanaman dengan pupuk yang mengandung fosfor, garam atau kalium.
- Berikan cairan fungisida atau pestisida sesuai kebutuhan saja. Karena terlalu banyak zat kimia juga tidak baik untuk tanamantanamatanamantanaman.
5. Damar
1. Pohon Damar Yang Tebar Manfaat
Berbicara tentang cara budidaya pohon damar tidak akan terlepas dari manfaat hasil panen pohon damar. Hal tersebut sama seperti cara mengatasi hama dan penyakit pada tumbuhan yang tidak akan dapat dipisahkan atau dihilangkan dalam kegiatan bercocok tanam. Kekhawatiran dan ketakutan bahwa pohon damar yang telah berhasil tumbuh dan dipanen pada akhirnya membuahkan hasil panen yang tidak bermanfaat adalah kekhawatiran yang bagaikan mimpi buruk yang tidak akan pernah terjadi.
Pohon yang dijuluki Raja Damar ini sesungguhnya adalah pohon yang memiliki begitu banyak manfaat hingga boleh dikatakan “menebar manfaat”. Khususnya getah atau damar yang dihasilkan serta kayu milik jenis pohon tinggi yang satu ini. Berikut ini adalah manfaat-manfaat yang dapat diperoleh dari pohon damar
- Sarana Penghijau Kota di kota-kota besar dengan tingkat polusi udara yang begitu tinggi hingga para penduduknya terpaksa memakai masker atau pelindung tubuh lain dari polusi tersebut karena sifat fleksibel pohon damar yang bisa ditanam pada sebagian besar lokasi dan berhasil bertahan hidup di lokasi tersebut;
- Sebagai Alternatif Obat Bagi Penderita Alzheimer. Mereka yang menderita penyakit Alzheimer atau penyakit terkait dengan ingatan tersebut dianjurkan untuk mencoba getah damar yang ternyata memiliki kemampuan memperbaiki kerusakan ingatan pada penderitanya.
- Getah Dengan Seribu Satu Manfaat. Mulai dari pembuatan kertas, bahan bakar pengganti, lampu, cat, sebagai zat pewarna alami hingga obat pengendalian penyakit HIV, tidak heran apabila pohon tersebut mendapat julukan pohon damar dan dapat mempertahankan julukannya itu dari jenis-jenis tanaman atau pohon lain yang juga menghasilkan damar atau getah. Tidak ada pohon atau tanaman penghasil damar lain yang bisa menandingi ajaibnya dan manjurnya getah pohon penghijau ini.
2. Lokasi Yang Tepat Melahirkan Pohon Yang Perkasa
Meskipun pohon Damar termasuk pohon yang sangat fleksibel untuk ditanam dimana saja dan kapan saja, apabila memperoleh getah kualitas tinggi adalah tujuan anda membudidayakan pohon bernama latin Agathis dammara (Lamb.) Rich. tersebut, maka memilih lokasi yang tepat merupakan langkah pertama yang sangat fatal dan vital bagi seluruh proses budidaya ini. Seseorang pernah mengatakan bahwa memilih jenis tanah cocok untuk menanam tembakau pasti melahirkan tembakau yang berkelas dan mendunia. Hal tersebut berlaku pula untuk proses budidaya pohon damar.
3. Pembibitan, Penanaman dan Pemeliharaan Raja Damare
Semua pohon kokoh, tidak terkecuali satu pun, berawal dari biji-biji kecil yang rentan dengan dunia luar dan tidak berdaya menghadapi makhluk hidup lain. Semua dimulai dari bibit, dan begitu pula dengan pohon damar. Biji yang digunakan untuk budidaya pohon damar itu sendiri bukan bibit sembarangan melainkan bibit yang telah berusia tua yang lolos inspeksi kecacatan dalam bentuk apa pun. Bibit tua yang sempurna.penanaman harus dilakukan dengan tanah yang subur dan pupuk berkualitas yang dapat dibuat sendiri dengan cara membuat pupuk ajaib ala Haji Eng dalam sebuah polibag serta sebaiknya dilakukan pada musim hujan mengingat kebutuhan air yang cukup banyak untuk budidaya ini. Pohon Damar yang masih belia akan memerlukan sebuah naungan yang didapat dari tanaman naungan di sekitarnya, pada umumnya akasia, untuk jangka waktu yang pendek. Jangka waktu pendek tersebut selama kurang lebih dua tahun.pemeliharaan pohon damar juga mudah namun memerlukan ketelatenan yang tidak mustahil untuk dilakukan, baik dengan cara menanam tanaman sela maupun dengan cara mengatasi hama codot ataupun jenis-jenis hama lainnya. Tidak lupa mengatasi tanaman-tanaman liar atau gulma-gulma yang mengganggu hidup dan bertumbuhnya pohon damar kesayangan anda. Apabila pohon damar sudah tumbuh menjadi sebuah pohon yang kokoh dan kuat, maka tidak perlu menunggu lama sebelum panen dapat dilakukan serta hasil panen dapat dimanfaatkan.
Komentar
Posting Komentar